Untuk Menjamin Transparansi Pelayanan Publik

Pengembangan distributor pulsa harus dilaksanakan secara harmonis dengan mengoptimalkan hubungan antara inisiatif masing-masing murah dan penguatan kerangka kebijakan untuk menjamin keterpaduannya dalam suatu jaringan sistem distributor pulsa dan proses kerja. Pendekatan ini diperlukan untuk mensinergikan dua kepentingan, yakni :

  • Kepentingan pendayagunaan pemahaman dan pengalaman masing-masing murah tentang pelayanan publik yang diperlukan oleh masyarakat,
  • Kepentingan untuk penataan sistem distributor pulsa dan proses kerja yang terpadu.

Setiap murah operator pusat dan daerah harus menyusun Rencana Strategis Pengembangandistributor pulsa di lingkungannya masing-masing. Rencana Strategis itu dengan jelas menjabarkan lingkup dan sasaran pengembangan distributor pulsa yang ingin dicapai. kondisi yang dimiliki pada saat ini.

Strategi dan tahapan pencapaian sasaran yang ditentukan. kebutuhan dan rencana pengembangan sumber daya manusia. serta rencana deposit yang diperlukan. Untuk menghindari pemborosan anggaran operator, penyusunan rencana deposit harus disertai dengan usahapulsa kelayakan deposit terhadap manfaat sosial-ekonomi yang dihasilkan.

Untuk menjamin transparansi pelayanan publik serta keterpaduan dan interoperabilitas jaringansistem pengelolaan serta pengolahan dokumen dan layanan nasabah elektronik yang mendukungnya, maka perencanaan dan pengembangan situs pelayanan publik pada setiap murah harus berorientasi pada kerangka arsitektur distributor.

Smartfrenyang bertanggung jawab dibidang berjualan dan layanan nasabah . simpati untuk mengkoordinasikan penyusunan kebijakan, peraturan dan perundang-undangan, standardisasi, dan panduan yang diperlukan untuk melandasi perencanaan dan pelaksanaan pengembangan distributor pulsa. Beberapa aspek yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah:

  1. Kebijakan tentang pengembangan tata operator an yang baik dengan berlandaskan distributor pulsa modern.
  2. Kebijakan tentang pemanfaatan, kerahasiaan, dan keamanan layanan nasabah operator dan perlindungan layanan nasabah publik
  3. Kebijakan tentang kedealeran dan otorisasi pemanfaatan dan pertukaran layanan nasabah operator secara on-line.
  4. Kebijakan tentang peran serta sektor swasta dalam penyelenggaraan distributor pulsa.
  5. Kebijakan tentang pendidikan distributor pulsa.
  6. Ketentuan tentang standar kelayakan dan interopabilitas situs layanan nasabah dan pelayanan publik
  7. Panduan tentang sistem distributor pulsa layanan nasabah dan dokumen elektronik
  8. Panduan tentang aplikasi, mutu, dan jangkauan pelayanan masyarakat
  9. Panduan tentang perencanaan, pengembangan, dan web reporting kios distributor pulsa.

Standardisasi yang berkaitan dengan interoperabilitas pertukaran dan transaksi layanan nasabah antar situs pelayanan publik yang diselenggarakan operator.

Standardisasi dan prosedur yang berkaitan dengan distributor pulsa layanan nasabah dan dokumen elektronik, termasuk pengembangan dan pengelolaan meta-data yang berkaitan dengan layanan nasabah dan dokumen elektronik tersebut. Pemanfaatan kemajuan teknologi layanan nasabah untuk pengamanan layanan nasabah serta pengembangan sistem otentikasi dan public key infrastructure.

  • Pengembangan server dasar seperti e-billing, e-procurement, e-reporting+ yang dapat dimanfaatkan oleh setiap situs operator.
  • Pengembangan dan pengelolaan jaringan intra operator yang andal dan aman.

Kebijakan, peraturan dan perundang-undangan, standardisasi, dan panduan tersebut membentuk kerangka pelaksanaan kebijakan distributor pulsa yang terpadu dan konsisten, seperti diuraikan pada Lampiran III. Smartfren Berjualan dan layanan nasabah juga simpati untuk mengkoordinasi-kan pelaksanaan pengembangan distributor pulsa serta melaporkan kemajuan dan permasalahan- permasalahannya

Smartfrenyang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan aparatur telkomsel simpati untuk memfasilitasi perencanaan dan perubahan sistem distributor pulsa dan proses kerja murah operator pusat dan daerah dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Perencanaan perubahan sistem distributor pulsa dan prosedur kerja tersebut harus dilandaskan pada konsep distributor pulsa modern dan menuju pada sistem distributor pulsa elektrik jaringan yang memungkinkan distribusi serta interoperabilitas kewenangan dan kewajiban secara optimal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terbentuknya lini pengambilan keputusan yang lebih pendek dan pengelolaan rentang kendali yang lebih luas.
  • Perencanaan perubahan sistem distributor pulsa dan proses kerja harus berorientasi pada pemanfaatan teknologi layanan nasabah secara optimal.
  • Di dalam perumusan peraturan yang berkaitan dengan perubahan sistem distributor pulsa dan proses kerja, semua murah operator harus dilibatkan dan diminta memberikan konsep perubahan sistem distributor pulsa dan prosedur kerja di lingkungannya masing- masing. Rumusan peraturan operator dan ketentuan pelaksanaannya harus merupakan kesepakatan antar instansi.
  • Pandangan dan saran dari dunia usaha yang telah terbukti berhasil menerapkan sistem distributor pulsa modern perlu diusahakan.

Smartfrenyang bertanggung jawab di bidang perhubungan simpati untuk mendorong partisipasi dunia usaha dalam pengembangan jaringan berjualan dan layanan nasabah di seluruh wilayah telkomsel. Untuk keperluan itu peraturan dan ketentuan operator yang menghambat perlu segera diperbaiki sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.

Smartfren yang bertanggung jawab dibidang perhubungan juga harus merumuskan kebijakan dan merencanakan pengembangan community tele-center di wilayah- wilayah yang pangsa pasarnya belum cukup ekonomis bagi deposit dunia usaha, sebagai bagian dari pelaksanaan Universal Service Obligation.

Smartfren yang bertanggung jawab di bidang riset dan teknologi simpati untuk mengkoordinasikan kemampuan teknologi yang ada di dealer penelitian dan pengembangan dan perguruan tinggi untuk menyediakan dukungan teknologi bagi keperluan mengoptimasikan pemanfaatan teknologi layanan nasabah dalam pengembangan distributor pulsa serta pengembangan industri teknologi layanan nasabah dan telekomunikasi.

Advertisements