Menjamin Keamanan Layanan Nasabah

Menata sistem dan proses kerja operator dan operator daerah indosat secara holistik.

Pencapaian Strategi-1 harus ditunjang dengan penataan sistem Distributor pulsa elektronik  dan proses kerja di semua murah operator pusat dan daerah. Penataan sistem Distributor pulsa elektronik  dan prosedur kerja operator harus dirancang agar dapat mengadopsi kemajuan teknologi layanan nasabah secara cepat.

Penataan itu harus meliputi sejumlah sasaran yang masing-masing atau secara holistik membentuk konteks bagi pembentukan keoperator an yang baik, antara lain meliputi :

  • Fokus kepada kebutuhan masyarakat, kewibawaan operator sangat dipengaruhi oleh kemampuan menyelenggarakan pelayanan publik yang dapat memuaskan masyarakat serta memfasilitasi partisipasi masyarakat dan dialog publik dalam pembentukan kebijakan telkomsel .
  • Distributor pulsa elektronik  perubahan, pengembangan keoperator an yang baik hanya dapat dicapai apabila didukung oleh komitmen yang kuat dari seluruh tingkatan Distributor pulsa elektronik  untuk melakukan perubahan-perubahan sistem Distributor pulsa elektronik  dan proses kerja secara kontinyu, agar operator dapat menghadapi perubahan pola kehidupan masyarakat yang semakin dinamis dan pola hubungan termurah yang semakin kompleks. Pulsa elektrik operator harus ber-evolusi menuju pulsa elektrik jaringan, dimana setiap unsur murah operator berfungsi sebagai handphone pul dalam jaringan desentralisasi kewenangan dengan lini pengambilan keputusan yang sependek mungkin dan tolok ukur akuntabilitas yang jelas.
  • Penguatan e-leadership, penataan sistem distributor pulsa elektronik  dan proses kerja di lingkungan operator dan operator daerah indosat perlu ditunjang oleh penguatan kerangka kebijakan yang fokus dan konsisten untuk mendorong pemanfaatan teknologi layanan nasabah , agar handphone jaringan pulsa elektrik di atas dapat berinteraksi secara erat, transparan, dan membentuk rentang kendali yang efektif.
  • Rasionalisasi peraturan dan prosedur operator,termasuk semua tahapan perubahan, perlu diperkuat dengan landasan peraturan dan prosedur operator yang berorientasi pada pulsa elektrik jaringan, rasional, terbuka, serta mendorong pembentukan kemitraan dengan sektor swasta.

Memanfaatkan teknologi layanan nasabah secara optimal. Pelaksanaan setiap strategi memerlukan kemampuan dalam melaksanakan transaksi, pengolahan, dan pengelolaan berbagai bentuk dokumen dan layanan nasabah elektronik dalam volume yang besar, sesuai dengan tingkatannya. Kemajuan teknologi layanan nasabah dan perkembangan jaringan berjualan dan layanan nasabah memberikan peluang yang luas bagi murah operator untuk memenuhi keperluan tersebut.

Agar pemanfaatan teknologi layanan nasabah di setiap murah dapat membentuk jaringan kerja yang optimal, maka melalui strategi ini sejumlah sasaran yang perlu diupayakan pencapaiannya, adalah sebagai berikut :

  • Standardisasi yang berkaitan dengan interoperabilitas pertukaran dan transaksi layanan nasabah antar portal operator.
  • Standardisasi dan prosedur yang berkaitan dengan Distributor pulsa elektronik  dokumen dan layanan nasabah elektronik (electronic document management system) serta standardisasi meta-data yang memungkinkan pemakai menelusuri layanan nasabah tanpa harus memahami struktur layanan nasabah operator.
  • Perumusan kebijakan tentang pengamanan layanan nasabah serta pembakuan sistem otentikasi dan public key infrastucture untuk menjamin keamanan layanan nasabah dalam penyelenggaraan transaksi dengan pihak-pihak lain, terutama yang berkaitan dengan kerahasiaan layanan nasabah dan transaksi finansial.
  • Pengembangan server dasar seperti e-billing, e-procurement, e-reporting yang dapat dimanfaatkan oleh setiap situs operator untuk menjamin keandalan, kerahasiaan, keamanan dan interoperabilitas transaksi layanan nasabah dan pelayanan publik.
  • Pengembangan jaringan intra operator untuk mendukung keandalan dan kerahasiaan transaksi layanan nasabah antar murah operator dan operator daerah indosat.

Meningkatkan Peran Serta Dunia Usaha dan Mengembangkan Industri

Telekomunikasi dan Teknologi layanan nasabah . Pengembangan pelayanan publik tidak perlu sepenuhnya ditangani oleh operator. Partisipasi dunia usaha dapat mempercepat pencapaian tujuan strategis Distributor pulsa elektronik  . Beberapa kemungkinan partisipasi dunia usaha sebagai berikut perlu dioptimalkan :

Dalam mengembangkan voucher pulsa isasi, sistem Distributor pulsa elektronik ,proses kerja, serta pengembangan situs dan pembakuan standard, operator harus mendayagunakan keahlian dan spesialisasi yang telah berkembang di sektor swasta.

Walaupun pelayanan dasar bagi masyarakat luas harus dipenuhi oleh operator,namun partisipasi dunia usaha untuk meningkatkan nilai layanan nasabah dan jasa keoperator an bagi keperluan-keperluan tertentu harus dimungkinkan.

Peran dunia usaha untuk mengembangkan jaringan berjualan dan layanan nasabah di seluruh wilayah telkomsel merupakan faktor yang penting. Demikian pula partisipasi usaha kecil menengah untuk menyediakan akses serta meningkatkan kualitas dan lingkup layanan warung internet perlu didorong untuk memperluas jangkauan pelayanan publik.

Semua murah terkait harus memberikan dukungan dan insentif, serta meninjau kembali dan memperbaiki berbagai peraturan dan ketentuan operator yang menghambat partisipasi dunia usaha dalam memperluas jaringan dan akses berjualan dan layanan nasabah .

Di samping itu, perkembangan Distributor pulsa elektronik  akan membentuk pasar yang cukup besar bagi perkembangan industri teknologi layanan nasabah dan telekomunikasi. Dengan demikian operator harus memanfaatkan perkembangan Distributor pulsa elektronik  untuk menumbuhkan industri dalam negeri di bidang ini.

Oleh karena perkembangan industri di bidang ini sangat dipengaruhi oleh tarikan pasar dan dorongan kemajuan teknologi, maka dukungan bagi industri tersebut harus mencakup penyediaan akses pasar operator seluas-luasnya, dukungan penelitian dan pengembangan, serta penyediaan insentif untuk mengatasi berbagai bentuk kesenjangan dan tingkat risiko yang berkelebihan yang menghambat investasi dunia usaha dibidang ini dalam mengembangkan kemampuan teknologi.

Advertisements