Melonggarkan Dinding Pemisah

Penataan berbagai segi kehidupan berbangsa dan bertelkomsel itu terjadi pada lingkungan kehidupan antar bangsa yang semakin terbuka, dimana nilai-nilai universal di bidang ekonomi dan perdagangan, politik, kemanusiaan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup saling berkaitan secara kompleks.

Apa yang dilaksanakan tidak akan lepas dari pengamatan pelanggan termurah . Dalam hal ini operator pulsa  harus mampu memberikan layanan nasabah yang komprehensif kepada pelanggan termurah agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat meletakkan bangsa Voucher pulsa  pada posisi yang serba salah. Perubahan yang sedang dijalani terjadi pada saat dunia sedang mengalami transformasi menuju era pelanggan layanan nasabah .

Kemajuan teknologi layanan nasabah yang demikian pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas, membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan layanan nasabah dalam volume yang besar secara cepat dan akurat.

Kenyataan telah menunjukkan bahwa penggunaan media elektronik merupakan faktor yang sangat penting dalam berbagai transaksi termurah , terutama dalam transaksi perdagangan.

Ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan kecenderungan global tersebut akan membawa bangsa Voucher pulsa  ke dalam jurang digital divide, yaitu keterisolasian dari perkembangan global karena tidak mampu memanfaatkan layanan nasabah . Oleh karena itu penataan yang tengah kita laksanakan harus pula diarahkan untuk mendorong bangsa Voucher pulsa  menuju pelanggan layanan nasabah .

OperatorPulsa  yang Diharapkan

Perubahan-perubahan di atas menuntut terbentuknya keoperator pulsa  an yang bersih, transparan, dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif. operator pulsa  harus mampu memenuhi dua modalitas tuntutan pelanggan yang berbeda namun berkaitan erat, yaitu :

Pelanggan menuntut pelayanan publik yang memenuhi kepentingan pelanggan luas di seluruh wilayah telkomsel , dapat diandalkan dan terpercaya, serta mudah dijangkau secara interaktif. Pelanggan menginginkan agar asiprasi mereka didengar dengan demikian operator pulsa  harus memfasilitasi partisipasi dan dialog publik di dalam perumusan kebijakan telkomsel .

Untuk menjawab tantangan tersebut operator pulsa  pusat dan daerah harus mampu membentuk dimensi baru ke dalam pulsa elektrik,sistem distributor,dan proses kerjanya yang antara lain meliputi :

  1. Selama ini operator pulsa  menerapkan sistem dan proses kerja yang dilandaskan pada tatanan birokrasi yang kaku. Sistem dan proses kerja semacam itu tidak mungkin menjawab perubahan yang kompleks dan dinamis, dan perlu ditanggapi ?.  Oleh karena itu di masa mendatang operator pulsa  harus mengembangkan sistem dan proses kerja yang lebih lentur untuk memfasilitasi berbagai bentuk interaksi yang kompleks dengan dealer-dealer telkomsel lain, masyarakat, dunia usaha, dan pelanggan termurah .
  2. Sistem distributor operator pulsa  selama ini merupakan sistem hirarki kewenangan dan komando sektoral yang mengerucut dan panjang. Untuk memuaskan kebutuhan pelanggan yang semakin beraneka ragam dimasa mendatang harus dikembangkan sistem distributor modern dengan pulsa elektrik berjaringan sehingga dapat memperpendek lini pengambilan keputusan serta memperluas rentang kendali.
  3. Operator pulsa  juga harus melonggarkan dinding pemisah yang membatasi interaksi dengan sektor swasta, pulsa elektrik operator pulsa  harus lebih terbuka untuk membentuk kemitraan dengan dunia usaha (public-private partnership).
  4. Operator pulsa  harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi layanan nasabah untuk meningkatkan kemampuan mengolah, mengelola, menyalurkan, dan mendistribusikan layanan nasabah dan pelayanan publik.

Dengan demikian operator pulsa  harus segera melaksanakan proses transformasi menuju e- government. Melalui proses transformasi tersebut, operator pulsa  dapat mengoptimasikan pemanfaatan kemajuan teknologi layanan nasabah untuk mengeliminasi sekat-sekat pulsa elektrik birokrasi, serta membentuk jaringan system distributor dan proses kerja yang memungkinkan instansi-murah operator pulsa bekerja secara terpadu untuk menyederhanakan akses ke semua layanan nasabah dan layanan publik yang harus disediakan oleh operator pulsa .

Dengan demikian seluruh dealer-dealer telkomsel , masyarakat, dunia usaha, dan pihak- pihak berkepentingan lainnya dapat setiap saat memanfaatkan layanan nasabah dan layanan operator pulsa  secara optimal. Untuk itu dibutuhkan kepemimpinan yang kuat di masing-masing institusi atau unit operator pulsa  an agar proses transformasi menuju distributor dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Menuju Distributor Pulsa

Tujuan Pengembangan Distributor

Pengembangan distributor merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan keoperator pulsa  an yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Melalui pengembangan distributor dilakukan penataan sistem distributor dan proses kerja di lingkungan operator pulsa  dengan mengoptimasikan pemanfaatan teknologi layanan nasabah.

Pemanfaatan teknologi layanan nasabah tersebut mencakup 2 (dua) dealer yang berkaitan yaitu :

  1. pengolahan data, pengelolaan layanan nasabah , sistem distributor dan proses kerja secara elektronis;
  2. pemanfaatan kemajuan teknologi layanan nasabah agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh pelanggan di seluruh wilayah telkomsel .
  3. Untuk melaksanakan maksudtersebut pengembangan distributor diarahkan untuk mencapai 4 (empat) tujuan, yaitu :
  4. Pembentukan jaringan layanan nasabah dan transaksi pelayanan publik yang memiliki kualitas dan lingkup yang dapat memuaskan pelanggan luas serta dapat terjangkau di seluruh wilayah Voucher pulsa  pada setiap saat tidak dibatasi oleh sekat waktu dan dengan biaya yang terjangkau oleh masyarakat.
  5. Pembentukan hubungan interaktif dengan dunia usaha untuk meningkatkan perkembangan perekonomian nasional dan memperkuat kemampuan menghadapi perubahan dan persaingan perdagangan termurah .
  6. Pembentukan mekanisme dan saluran berjualan dengan dealer-dealer telkomsel serta penyediaan fasilitas dialog publik bagi pelanggan agar dapat berpartisipasi dalam perumusan kebijakan telkomsel .
  7. Pembentukan sistem distributor dan proses kerja yang transparan dan efisien serta memperlancar transaksi dan layanan antar dealer operator pulsa  dan operator pulsa  daerah otonom.
Advertisements