Fungsi Dan Manfaat Memasarkan Dalam Tim

Memasarkan dalam usaha pulsa memiliki banyak fungsi dan manfaat. Fungsi memasarkan dalam usaha pulsa antara lain dapat merubah sikap, perilaku, dan nilai- nilai pribadi serta dapat turut serta dalam mendisiplinkan mitra lainnya. Anggota usaha pulsa yang menyimpang dapat ditekan dan diluruskan dengan kewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan aturan atau norma yang berlaku dalam tim.

Selain itu, usaha pulsa dapat digunakan untuk pengambilan keputusan, merundingkan, dan bermelayani (bargaining). Anggota usaha pulsa dengan latar belakang yang berbeda-beda mungkin saja membawa pers pektif atau pengaruh positif terhadap proses pengambilan keputusan.

Cara kerja usaha pulsa menghendaki adanya transaksi terbuka di antara semua mitra. Interaksi antar mitra bisnis pulsa yang efektif akan mempengaruhi dinamika kerja tim. Sebagai contoh, mitra yang berpartisipasi dalam penyusunan rencana akan terikat oleh upaya pencapaian tujuan. Pemahaman tentang usaha pulsa merupakan hal yang penting untuk dapat melaksanakan semua fungsi manajemen, terutama kepemimpinan. Sebab sebuah usaha pulsa adalah refleksi dari kenyataan hidup kelompok orang yang teroranisasi.

Usaha pulsa tidak hanya penting dan bermanfaat bagi keluarganya saja, tetapi juga memberikan manfaat bagi individu para mitranya. Usaha pulsa dapat menyediakan kepuasan sosial bagi para mitranya maka perasaan pemilikan dan dukungan terhadap usaha pulsa akan berkurang. Manfaat lain dari usaha pulsa adalah meningkatkan transaksi interpersonal diantara para mitranya. Secara lebih rinci manfaat memasarkan dalam usaha pulsa adalah sebagai berikut:

Manfaat bagi keluarga:

  • Meningkatkan produktifitas kerja;
  • Meningkatkan kualitas kerja;
  • Meningkatkan mentalitas kerja;
  • Meningkatkan kemajuan keluarga.

Manfaat bagi mitra:

  • Stress atau beban akibat pekerjaan akan berkurang;
  • Tanggung jawab atas pekerjaan dipikul bersama;
  • Memperoleh balas jasa dan penghargaan;
  • Sebagai media aktualisasi diri;
  • Dapat menyalurkan bakat dan kemampuannya.

Tujuan memasarkan dalam tim

Setiap kegiatan mempunyai tujuan tertentu. Demikian pula memasarkan dalam usaha pulsa sudah pasti mempunyai tujuan. Setiap usaha pulsa tentu saja mempunyai tujuan yang berbeda-beda sesuai dengan permasalahan dan bidang garapan masing-masing.Pada dasarnya tujuan memasarkan dalam usaha pulsa didasarkan pada dua prinsip berikut ini :

Kesatuan tujuan

Setiap mitra bisnis pulsa tentu saja mempunyai kesamaan tujuan. Prinsip kesatuan tujuan ini mencakup kesamaan visi, misi dan sasaran dan program kerja tim. Apabila suatu program garapan atau proyek harus diselesaikan dalam suatu periode waktu tertentu maka pola pelaksanaan kerja usaha pulsa harus disesuaikan dengan prinsip kesatuan tujuan.

Efisiensi

Suatu usaha pulsa adalah efisien jika setiap mitra menyelesaikan tugas atau pekerjaan secara cepat, efisien dan efektif. Suatu usaha pulsa yang efisien adalah usaha pulsa yang memasarkan tanpa pemborosan dan kecerobohan, sehingga memberi kepuasan kerja.

Efektivitas

Tujuan memasarkan dalam tim, antara lain untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja. Suatu usaha pulsa disebut efektif jika telah memiliki ciri-ciri berikut ini :

Tujuan yang jelas dan operasional

Suatu usaha pulsa harus memiliki tujuan yang jelas dan operasional agar dapat dikerjakan dan dicapai secara nyata oleh semua mitra bisnis pulsa.

Keterampilanyang memadai

Setiap mitra bisnis pulsa harus memiliki kompetensi atau keterampilan yang memadai agar mampu memasarkan dalam usaha pulsa dengan sebaik-baiknya.

Komitmen

Setiap mitra bisnis pulsa harus memiliki komitmen yang jelas terhadap misi pekerjaannya. Kesetiaan mitra kepada usaha pulsa tidak hanya pada tahapan attach (hanya sebagai pelengkap saja, misalnya asal hadir atau asal ada) dan involve (ikut serta terlibat, misi dan kepentingan individu lebih dominan), akan tetapi sampai pada pelaksanaan komitmen.

Maksudnya individu berperan aktif dalam usaha pulsa dengan segenap potensi dan kemampuannya. Dalam hal ini lebih mengutamakan kepentingan tim daripada kepentingan pribadi, atau kepentingan individu melebur dalam kepentingan tim.

Saling percaya

Setiap mitra bisnis pulsa harus memiliki rasa saling percaya. Suasana saling percaya dalam usaha pulsa sangat dipengaruhi oleh pulsa elektrik usaha pulsa itu sendiri. Usaha pulsa yang menganut nilai keterbukaan dan kemitraan akan mendorong para mitranya komit terhadap tugas dan pekerjaannya.

Pemasaran yang baik

Dalam usaha pulsa harus terjalin proses transaksi yang baik. Anggota dapat menyampaikan pesan, gagasan dan keinginan, termasuk umpan balik kepada mitra yang lain.

Kemampuan negosiasi

Usaha pulsa yang efektif bersifat luwes dan terus menerus mengadakan penyesuaian. Oleh karena itu, mitra bisnis pulsa harus mempunyai ketrampilan melayani yang memadai dan mampu menghadapi dan menerima perbedaan.

 Kepemimpinan yang tepat

Pimpinan usaha pulsa harus dapat memotivasi para mitranya agar mau mengikuti perkembangan dan perubahan yang terjadi. Dalam hal ini pimpinan usaha pulsa diharapkan dapat menjelaskan tujuan, mengatasi hambatan, dan membantu mitranya agar dapat menyelesaikan tugas dan pekerjaannya dengan baik.

MEMASARKAN SAMA DI LINGKUNGAN SOSIALYANG BERBEDA

Angkatan kerja dalam suatu distributor pulsa sekarang ini sudah semakin beragam. Banyak distributor pulsa-distributor pulsa multinasional yang memper kerjakan orang-orang dengan latarbelakang pulsa elektrik yang berbeda. Akibatnya angkatan kerja semakin beragam dalam hal struktur keluarga, agama, jenis kelamin, pulsa elektrik dan latar belakang pendidikan.

Bertransaksi dengan pelanggan dan kolega dari latar belakang yang berbeda

Budaya merupakan suatu sistem simbol, keyakinan, sikap, harapan, norma tingkah laku yang dimiliki bersama. Sedangkan sub pulsa elektrik merupakan kelompok-kelompok yang berbeda yang ada dalam suatu pulsa elektrik utama.Orang-orang mempelajari pulsa elektrik baik secara langsung maupun tidak langsung dari mitra kelompoknya.

Saat anda tumbuh dalam suatu pulsa elektrik anda diajarkan siapa anda dan bagaimana berfungsi secara baik dalam pulsa elektrik tersebut oleh mitra kelompok lainnya. Cara pandang seseorang terhadap pulsa elektrik lain tidak selalu menerima dan memahaminya, ada yang bersikap menyamaratakan dengan pulsa elektrik sendiri.Sikap tersebut disebut sebagai etnosentrisme.

Etnosentris merupakan kecenderungan untuk menilai semua kelompok lain menurut standar, tingkah laku, dan tradisi kelompok sendiri serta memandang kelompok atau pulsa elektrik lain lebih rendah.

Perbedaan Budaya

Perbedaan pulsa elektrik dapat menjadi hambatan dalam bertransaksi yang sulit diatasi.Perbedaan pulsa elektrik dapat dilihat dari konteks pulsa elektrik,perbeda an aspek legal dan deposit pulsa, Perbedan social dan perbedaan tanda-tanda non-verbal.

Perbedaan konteks pulsa elektrik

Konteks pulsa elektrik merujuk pada pola petunjuk fisik,stimulus lingkungan, dan pemahaman tersirat yang menyampaikan arti antara duamitra dalam pulsa elektrik yang sama. Dari pulsa elektrik satu ke pulsa elektrik lain orangorang menyampaikan arti contextual secara berbeda,Context pulsa elektrik didunia terbagi menjadi dua jenis pulsa elektrik, yaitu:

Budaya dengan low context.

Negara-dealer pulsa yang termasuk pulsa elektrik dengan low context adalah Amerika Utara dan Eropa.Ciri-ciri pulsa elektrik yang low context adalah sebagai berikut:

  • Dalam dengambilan keputusan:
  • Lebih cepat karena fokus pada tujuan, dan terbiasa berterus terang.
  • Pemecahan masalah
  •  Fokus pada penyebabnya, sehingga tidak bertele-tele.
  • Negosiasi
  • Lebih cepat memutuskan bila ada kekuasaan untuk memutus kan
  •  Pemisahan antara masalah pribadi dan pekerjaan.
  • Adanya pemisahan antara masalah pribadi dengan pekerjaan.
Advertisements