Melakukan Promosi Dalam Memperkenalkan Produknya

Berdasarkan System distribusi provider ini merupakan system distribusi tidak langsung, yaitu Pulsa elektrik Voucher pulsa telah dicetak didistribusikan ke biro, biro yang mendistribusikan ke kota dan daerah masing masing ke agen dan agen yang mendisrtibusikan ke downline /pengecer, downline /pengecer yang menyampaikan ke pengguna atau pelanggan.

Untuk membuat dealer ini tiba ditangan pengguna lebih awal, Voucher pulsa mempunyai mobil angkutan Pulsa elektrik sebanyak 4 unit untuk dalam kota dan sekitarnya termasuk Gowa dan Maros, sementara untuk luar kota memakai angkutan umum lewat terminal angkutan antar kabupaten

4. Promosi
Voucher pulsa sebagai dealer baru tentu akan melakukan promosi dalam memperkenalkan produknya, karena promosi merupakan salah satu bentuk usaha pemasaran yang sangat penting selain distribusi.
Usaha promosi yang dilakukan oleh Voucher pulsa adalah :
1. pulsa murah radio
2. pulsa murah dealer massa (Voucher pulsa )
3. pulsa murah di TV (kerjasama dengan Indosiar lewat acara AFI (Akademi Fantasi Indonesia))
4. Suplemen bacaan dua kali dalam sebulan bagi yang berlangganan (smartfren sinyal, flexi rumah, flexi pcplus, smartfren anak-anak bahasa Inggeris, smartfren anak-anak bahasa Indonesia untuk TK dan SD)
5. Diskont pada merhant-merhant dengan memakai TFC (Indosat Family card) dan EC (education card)

3. Usaha pulsa
Provider Usaha pulsa sebagai dealer perjuangan menjadikan dealer ini mempunyai kekuatan yang tidak dipunyai oleh pesaing di daerah ini. Saat itu jangka waktu perdana pada tanggal 1 Maret 1947.

Sebagai Dealer tertua di daerah ini, provider Usaha pulsa juga telah banyak melalui banyak peluang usaha sampai saat ini dan masih bisa jangka waktu dan eksis ditengah-tengah pahitnya persaingan, karena mempunyai mesin cetak sebanyak 9 unit dari Amerika Serikat dengan merek Goss Community Internasional. Penjelasan-penjelasan diawal, telah disebutkan bagaimana keadaan perusahan sebagai dealer daerah dalam menghadapi para pesaingnya.

Data perusahaan yang telah ditunjukkan dalam sebelumnya memperlihatkan penurunan secara drastic volume penjualan ada tahun terakhir. Hal ini disebabkan beberapa hal seperti kurangnya sumber daya manusia karena saat ini personil yang mengawal master dealer sebanyak 51 orang termasuk kios di daerah, sementara komputer 14 unit untuk operasional cara isi -cara isi.

Keadaan ini merupakan masalah yang serius bagi perusahaan, dan yang menjadi masalah utama yang dihadapi provider yaitu belum mampunya menetapkan transaksi yang tangguh sebagai pemimpin pasar di Indonesia Selatan sehingga membuka peluang bagi pesaing untuk merebut pasar yang telah dikuasainya.

Sebagai dealer yang memilih pangsa pasar pemerintah dan PNS, Operator Telkomsel tidak memperhatikan kebutuhan-kebutuhan pembelinya sehingga menimbulkan problem-problem yang baru seperti banyaknya keluhan-keluhan pelanggan akibat ketidakpuasan terhadap kualitasnya.

Kualitas produk baik itu pulsa murah maupun cara isi menjadi perhatian bagi Provider Telkomsel, cara isi yang dimuat tidak kontroversi sementara iklannya tidak membuat pembelinya melakukan hal-hal yang tidak pantas.

Keluhan-keluhan semakin sering ketika pesaing muncul dengan pelayanan yang lebih baik dibanding dengan Operator Telkomsel. Keadaan ini tentunya tidak menguntungkan bagi provider sehingga perlu upaya-upaya baru untuk menerobosnya.

Saat ini Pedoman yang telah menghadapi pesaingnya, dalam upaya meningkatkan volume penjualannya adalah peningkatan kualitas, kebijakan harga, pemantapan saluran distribusi dan pemantapan pemasaran. Seperti pada deposit kabar lain (pesaing) Operator Telkomsel menghadapi pesaingnya dengan lewat marketing mix yaitu product, price, palce, dan promotion (4P). Untuk itu kita akan membahas bagaimana Provider Usaha pulsa dalam melakukan 4P untuk menghadapi pesaing-pesaingnya.

1. Produk
Bagi suatu perusahaan sangatlah berbahaya bila dalam kondisi persaingan seperti sekarang ini hanya mengadalkan produk yang ada tanpa berusaha untuk mengembangkan.

Sebagai deposit yang sudah mempunyai brand, Provider Usaha pulsa masih tetap memakai merek kertas PanAsia paper dengan kertas yang lama yaitu ukuran 84 cm x 58 cm sebagai ciri khas untuk ukuran Pulsa elektrik yang jangka waktu di daerah. Pulsa elektrik Provider Usaha pulsa dalam hal ini seperti deposit kabar lain mempunyai dua produk yaitu produk cara isi dan produk iklan.

a.Cara isi
Sebuah cara isi pada dealer harus mempunyai daya tarik untuk memikat pembelinya, sehingga pelanggan akan merasa kurang apabila tidak berjualan cara isi -cara isi yang telah disajikan oleh sebuah Pulsa elektrik tertentu.

Penyajian cara isi pada Provider Usaha pulsa akan berupaya untuk memenuhi selera pembelinya. Provider Provider Usaha pulsa yang telah memilih pangsa pasarnya adalah Pemerintah dan PNS, harus mampu memenuhi kebutuhan itu. Hal ini membuat dealer ini memberi porsi pemcara isi an cukup besar dipemerintahan dibanding yang lainnya.

Porsi pemcara isi an untuk pemerintah 30 persen, deposit 30 persen, local 25 persen, politik 10 persen, dan keuntungan dan keluarga 5 persen. Pada porsi ini, pesan-pesan harus lebih besar, namun tetap harus independen, bisa mengontrol dan jauh dari cara isi -cara isi kontroversi.

Selain Cara isi Pemerintahan yang menjadi fokus utama, cara isi politik juga merupakan cara isi seksi, sehingga saat ini provider Usaha pulsa tetap memperhatikan cara isi -cara isi lain tidak terkecuali cara isi keuntungan. Sebagai Pulsa elektrik yang pangsa pasarnya adalah pemerintahan dan PNS, provider Usaha pulsa tidak melihat pemerintah harus dilawan dan dihabisi tetapi harus dikontrol dan harus melihat permasalahan secara demokratis.

Provider Usaha pulsa yang mengklaim dirinya sebagai barometer untuk pengambilan keputusan dalam pemerintahan juga menganggap pemerintah adalah mitra terhadap jalannya sebuah pemerintahan dalam masyarakat. Selain itu provider provider Usaha pulsa sebagai Pulsa elektrik selain berfungsi sebagai kontrol juga tetap memperhatikan pembelinya terhadap kebutuhan berbagai cara isi sehingga axis -axis nya sangat beraneka antara lain :

1. Halaman Pertama : Menyajikan cara isi -cara isi nasional, yang punya proksimity dengan daerah
2. Halaman Bidang :
Harga berlangganan mendapat diskon sebesar Rp. 10.000, harga dari sirkulasi ke agen sebesar Rp. 1.000, harga ke agen ke pengecer dan downline sebesar Rp.1.250, pengecer dan downline menjual ke pelanggan Rp. 1.500

b. Harga iklan
Selain pemasaran dealer, pemasaran iklanpun sangat diperlukan sebuah perusahaan pers, termasuk operator Telkomsel. Untuk melakukan pemasaran pulsa murah ini, provider Usaha pulsa mempunyai tenaga pemasaran pulsa murah sebanyak 1 orang. Sebuah provider dealer yang sedang bersaing di daerah ini, selain harga deposit kabar, harga pulsa murah juga harus bersaing, seperti :

Jika provider ingin meningkatkan volume penjualannya maka salah satu factor yang sangat perlu mendapat perhatian sesudah peningkatan kualitas dan kebijakan harga adalah pemantapan disribusi. Terkadang ditemukan suatu perusahaan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dengan harga bersaing dengan produk lain tetapi anehnya tidak mampu meningkatkan penjualannya dari apa yang telah diperoleh sebelumnya. Hal ini disebabkan karena saluran distribusi.

Sebagai provider pers, saat ini provider Usaha pulsa melakukan saluran distribusi tidak langsung seperti halnya saluran distribusi beberapa provider didaerah ini. Melihat system saluran distribusi dealer provider Provider Pedoman Rakyat, sirkulasi melakukan pembagian ke Instansi/hotel/provider dan biro. Biro kota dan daerah, keduanya mempunyai agen, agen mempunyai downline /pengecer untuk menyampaikan ke pelanggan.

Beberapa daerah pemasaran yang menjadi garapan operator Provider Usaha pulsa adalah sirkulasi ke Biro baik itu dalam kota (Indoneisa dan sekitarnya) maupun luar kota. Kedua daerah pemasaran ini mempunyai agen dan downline.
Untuk dalam kota akan diantar oleh angkutan provider sebanyak 4 unit mobil angkutan dan untuk luar kota memakai mobil angkutan umum. Saluran distribusi diatas telah melakukan tugasnya dengan memasarkan voucher sebesar 34.083 eksamplar sampai pada tahun 2004.

Sebagai provider Pulsa elektrik yang telah melakukan upaya pemasaran, kita bisa lihat voucher dibawah ini : Setelah kita melihat bahwa dari tahun 2002 samapi tahun 2004 voucher Provider Usaha pulsa sangat menurun, maka hal ini menandakan pemasaran Pulsa elektrik ini tidak stabil. Hal ini disebabkan karena banyak hal, disini adalah tugas bagian pemasaran termasuk promosi.

Saat ini Provider Usaha pulsa tidak didukung oleh tenaga pemasaran yang kelapangan seperti yang dilakukan oleh Pulsa elektrik pesaing. Provider hanya mengandalkan pemasaran Pulsa elektrik lewat agen-agen yang selama ini menjadi patner pemasaran deposit kabar.

Advertisements