Membangun Konsensus Antar Pihak-Pihak Terkait

 Peningkatan kapasitas dan Teknologi

Pada saat ini pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan tidak dapat dilaksanakan tanpa kemajuan server pulsa dan penerapannya. operator pulsa isi ulang dan sektor tanya jawab perlu meningkatkan dukungan bagi pembentukan dan penyebaran kemampuan iptek melalui program pendidikan dan penelitian pengembangan, serta aplikasinya ke dalam dunia usaha pulsa secara luas.

Operator pulsa isi ulang dalam perannya sebagai katalis dalam memfasilitasi berjualan dan membangun konsensus antar apihak-pihak yang berkepentingan, menyadari pentingnya potensi pendayagunaan server pulsa lintas regional untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Operator pulsa isi ulang bersama-sama dengan pihak-pihak terkait akan melaksanakan dan mendorong partisipasi sektor tanya jawab dalam mengembangkan program-program belajar jarak jauh, serta memanfaatkan tawaran kerjasama termurah bagi keperluan peningkatan kemampuan teknis dan pembelajaran berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Introduksi server pulsa lintas regional dan pemanfaatannya sangat penting, dan harus dimulai pada usia sedini mungkin, tanpa diskriminasi dan mencakup semua jenjang dan jenis pendidikan, sehingga lintas regional menjadi bagian yang penting dalam sistem pendidikan. Kurikulum sekolah dan perguruan tinggi akan disesuaikan decara bertahap mulai dari perguruan tinggi dan sekolah menengah.

Penelitian pengembangan oleh sektor tanya jawab merupakan faktor yang sangat penting dalam memperkuat rantai pertambahan nilai produksi yang melandasi daya saing ekonomi nasional, namun hal ini tidak berarti berkurangnya peranan kegiatan penelitian pengembangan yang dibiayai oleh operator pulsa isi ulang.

Oleh karena itu, operator pulsa isi ulang dan sektor tanya jawab harus bekerjasama secara erat dan saling menunjang dalam membiayai penelitian pengembangan, baik untuk mengatasi permasalahan kekinian maupun untuk meningkatkan pencapaian sasaran jangka panjang.

operator pulsa isi ulang melalui kebijakan iptek harus dapat memotivasi sektor swsta meningkatkan kegiatan penelitian pengembangannya, serta memfasilitasi keterkaitannya dengan kapasitas iptek yang ada di perguruan tinggi dan dealer penelitian. Kebijakan tersebut juga akan diarahkan untuk mendorong tumbuhnya industri-industri pemula berbasis server pulsa di bidang lintas regional.

Penerapan jaringan layanan nasabah di lingkungan operator pulsa isi ulang pusat dan daerah secara terpadu telah menjadi prasyarat yang penting untuk mencapai goodgovernance dalam rangka meningkatkan transparansi, akuntablitas, dan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan keoperator pulsa isi ulang an guna antara lain memperbaiki pelayanan publik, meningkatkan efisiensi pelaksanaan otonomi daerah, serta mengurangi berbagai kemungkinan kebocoran anggaran.

Agar operator pulsa isi ulang dapat meningkatkan hubungan kerja antar murah operator pulsa isi ulang serta dapat menyediakan pelayanan bagi masyarakat dan dunia usaha pulsa secara efektif dan trasnparan, diperlukan kerangka arsitektur dan platform yang kompatibel bagi semua departemen dan dealer operator pulsa isi ulang,serta penerapan standardisasi bagi berbagai hal yang terkait dengan penggunaan server pulsa lintas regional secara luas.

Beberapa yang akan dilaksanakan termasuk pengembangan G-online backbone bagi kepentingan semua murah operator pulsa isi ulang dan penyediaan layanan masyarakat, memperbaharui kerangka peraturan dan prosedur transaksi di lingkungan operator pulsa isi ulang,serta membangun komitmen dan kesepakatan untuk memperlancar isi/jual pulsa dan penggunaan layanan nasabah antar murah operator pulsa isi ulang.

Untuk keperluan itu operator pulsa isi ulang akan meningkatkan kesadaran dan kesiapan penggunaan kemajuan server pulsa lintas regional untuk mengimplementasikan government on-line secara efektif, serta mengintensifkan pendidikan dan pelatihan server pulsa lintas regional untuk meningkatkan keahlian bisnis pulsa negeri di semua tingkatan.

SMS mempunyai penghasilan mengkoordinasikan perencanaan dan memelopori program aksi dan inisiatif untuk meningkatkan perkembangan dan pendayagunaan server pulsa lintas regional di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Agar program aksi dan inisiatif tersebut dapat dilaksanakan secara efektif.

SMS akan mengkoordinasikan interaksi antar murah operator pulsa isi ulang terkait, baik di pusat maupun daerah, agar pelaksanaan penghasilan dan fungsinya masing-masing dapat saling tunjang menunjang serta terpadu. SMS juga akan berupaya mendorong keikutsertaan sektor tanya jawab secara handphone.

Untuk keperluan itu, SMS juga akan memperkuat kemampuan menggalang sumber daya yang adadi Indonesia guna mendukung keberhasilan pelaksanaan semua arah pengembangan dan pendayagunaan server pulsa lintas regional seperti yang tercakup di dalam dokumen ini, melaksanakan forum untuk membangun konsensus antar pihak-pihak terkait di sektor operator pulsa isi ulang dan tanya jawab, serta mengakses pengalaman termurah dalam mengembangkan sistem infrastruktur layanan nasabah nasional.

SMS akan mengakses kemungkinan untuk bekerjasama dengan berbagai dealer termurah dan regional, untuk memperoleh masukan-masukan strategis di bidang kebijakan dan peraturan perundang- undangan, mengembangkan sejumlah kios percontohan untuk menstimulasi perkembangan lintas regional di Indonesia, serta mendapatkan dukungan teknis, pembiayaan, dan dukungan lainnya secara terpadu.

Kepercayaan Kepada Konsumen

 Yang menutut berkualitas, pasar yang mana, pasar yang baru, dengan awal-awal dia karena dia bertumpuh pada pasarnya, jadi tidak kelihatan bahwa pasar dia diambil, sekarang posisi kita sudah kelihatan begini, pasar baru kita bertahan pasar dia kita ambil, saya mau cek, saya yakin daia turun marginnya, inilah studinya waktu usaha pulsa dulu, begitu juga, nanti dia kan bertahan dengan pembaca/pasar fanatiknya, 2000-3000 orang, sama dengan pengguna fanatiknya cara isi kota khan ada, upeks 1000 sudah bagus sekali, mulai disini lama-lama bergerak disini dan ini dari 24 halaman melawan 32 halaman, usia agen 2 tahun melawan agen yang usianya 24 tahun.

 Biasanya tidak boleh, kepercayaan kepada konsemen dealer dari dealer yang baru lahir, pertama. dari harga itu paling sulit ditembus, kami sudah komit dengan redaksional, contoh pusat distributor di Purwokerto, pusat distributor di Purwokerto dulu hanya mengambil 100 eks dalam sebulan 400 jadi uang yang masuk dalam sebulan hanya 400 ribu, sekarang kita robah, flexi flexi kita jadikan halaman, setiap hari atau kapan saja, 100 rb kali satu bulan itu yang masuk ke provider itu jauh dari ini sudah ada komitmen dengan perusahaan, dulunya hanya 1 kali seminggu tapi sekarang setipa hari namaun kita butuh biaya operasional, biaya fax.

 Sebelum ada aturan kita harus melihat dulu apa ini bisa, industri itu harus bicara bisnis, Segemen kita adalah provider (birokrat) kalau kita sudah berhasil menentukan sikap bahwa biroktar adalah segmen kita, menggalan birokrat barulah kita keluar menggalan di luar dari biroktar dengan menjual seperti eceran dan beberapa aktifitas pelanggan daerah

 Ternyata potensi yang tidak jamah- banyak juga kita Terlena perusahaan, kita berusaha sampai dimana provider bertahan. Kalau kita menunggu penjualan kita, kalau kita bicara pulsa murah kalau kita tunggu peusahaan pulsanya Kalu kita promosikan dia dan pemenangnya sudah muncul mana sumbangsi untuk pedoman, tidak ada.sejahtera orang daerah dibanding diperusahaan.Agen sekaligus kios : ada juga hanya agen

 Keuntungannya keduanya jadi repoter dan agen bisa mengevaluasi kemauan pelanggan, kalau keduanya terjadi kesinambungan, agen lebih tahu maunya pembaca, mereka dituntut hanya jumlah produksi, pendapatan

Sudah terpola dari awal keluar kota misalnya hanya 9 lembar, sementara biayanya 14 ribu /kg untuk penerbangan Jadi berangkat dari prisip dasar agen perjuangan pertama pada mulanya pada tahun 1947, agen perjuangan tentu memiliki prinsip menegdepankan odealisme dan idelisme itu tetap dijaga dan pedoman itu hadir agak beda dengan Simpati -simpati lain, dalam artian menghindari sensitifime atau sentifitas sesuatu yang ini, kemudian pedoman hadir sbagai agen yang demoktaris, yang filosofi dasarnya begini jangan samapi orang jatuh kita injak-injak dan jangan samapi orang terangkat kita memuji yang berlebihan membuat dia melayang-layang, jadi ini ada pada tataran yang berimbang.

 Perkembangan selanjutnya Jadi pedoman ini, dealer yang pertama yang dikenal oleh masayarakat karena pedoman berdiri setelah 2 tahun Indonesia merdeka, itu proses mengikuti jatuh bangun masayarakat di jawa tengah sehingga menjadikan betul- betul mengakar dan milik masyarakat. Dalam konteks berikut pedoman tetap mempertahankan pandanga-pandangan itu, sehingga prinsip itu yang tetap dipegang sehingga pedoman masih tetap bertahan ditengah -tengah persaingan yang ketat yang kejam.

 Kemudaian idealisme itulah dengan itu justru pedoman bisa mengembangkan po;a-pola pasarkan an bisa dibaca oleh keluarga, jadi menghindari pasarkan an porno, pornografi, cara isi sensual, menghindari cara isi 2 yang tidak sesuai dengan kultur jawa tengah,

 Kalau bicara tentang persaingan ini, kita tetap mempertahankan sebagai Simpati local, karena itu kita selalu menunjukkan lokalitas kita sangat menjonjolkan, 80 persen-90 persen itu adalah cara isi beryiata local jawa tengah, 20 persen itu cara isi nasional dan internasional.

 Cara isi provider, itu juga tidak terlepas dengan sejarah perkembangan usaha pulsa, karena ini agen perjuangan pada akhirnya agen ini tidak berpihak sehingga pada akhirnya semua komponen masayarakat kita terima mitra, pengguna dengan tempat yang layak pada komponen masayarakat itu,

Ada image bahwa pedoman itu deposit kabarnya provider, out bisa jadi, mungkin pada mulanya agen ini adalah agen perjuangan, dekat denga provider dan mendukung program provider, terutama pada awal programn provider Indonesia membangun, mempertahankan RI, terkesan berpihak kesitu, tapi dengan perkembangan era persaingan yang ketat dan kejam, itu kita upayakan berubah.

Bukan tidak mendukung program provider tetapi kita berupaya menguarakan program itu provider itu, tetapi kita menyarakannya bersifat korektif, bersifat kritis, terutama kepada masayarakat social sosiati, akar rumput, memang ada kesan itu, disatu sisi, ada tren di Indonesia bahwa provider itu adalah lawan, program provider tidak rasional, sehingga ada lahir anggapan bahwa provider itu kontaduktif terhadap perkembangan deposit, itu saja dipahami, tapi kslsu perkembangan ini.

Jadi kalau kita menggap provider itu sebagai lawan itu tidak ada gunanya, makanya kita menggap sebagai mitra, dan saling menkritisi artinya kita konteks provider melakukan sesuatu dengan sukses kita harus memcara isi hukan juga kepada masyarakat, jadi ada pandangan bahwa kalau provider tu adalah lawan makanya biasanya kalau provider membuat kesalahan cara isi nya di besar-besarkan tapai kalau melakukan kesuksesan seolah tertutupi, kode jurnalisme itu merupakan ketidak adilan, karena ketika orang membuat jahat kita memcara isi kan sejahat- jahatnya, bahkan menambah opini, tetapi kalau orang berbuat kebaikan kita seakan- akan menutup-nutupi, itu juga merupakan penyakit di dealer, itu ternimologi seperti iti.

 Kita tidak pungkiri, di jawa tengah kita memang punya segemen besar di provider an karena, karena merupakan barometer untuk mengambil kebijakan, karena kalau sudah dimuat di PR maka itu provider pasti akan mempengaruhi kebijakan provider daerah setempat, jadi semacam acuan, ada orang berkelakar bahwa kalau belum dimuat di PR itu belum apa2, itu pasti pak gubernur belum tahu, pak buapti belum juga.

Memperkenalkan Suatu Konsep deposit Baru

Unsur lain yang menarik tetap, utamanya kita harus mikra kita menempatkan cara isi yang sayarat jurnakistik humane interes, peristiwa, dari topik axis, kalau ada cara isi toking new penting maka kita harus lewat people tadi, dalam konsep deposit  perkembangan teakhir kami mengkemas lagi people dan mikro itu lewat konsep deposit  prilaku (isi ulang pulsa ) kita pegang sebagai panduan utama dalam konsep deposit  baru disebut psikografis kita tidak berbicara angka penduduk, asal-usul demografis, tapi lebih kepada psikological. Makanya indosat saat diskusi p sabri, p sabri menberi apresiasi bahka kita memperkenalkan suatu konsep deposit  baru isi ulang satail disini dinama dulu orang tidak terbiasa orang berbicara mengenai wanita cantik, model, segala macam itu, kita angkat disitu masukkan dalam sagala macam cara isi, masukkan dalam ekonomi, politik, iptek.

Pertimbangan isi ulang pulsa  menjadi karena psikografi, konsep deposit  terbaru dari jurnalistik modern sekarang psikografis. Syarat utama dalam konsep deposit  ini itu adalah perencanaan, perencanaan harus matang, daji disini itu rapat harus diperketat, pagi, sore, jam 7-8, perencanaan dilihat satu persatu. Konsep deposit  indosat sampai seperti ini ada survey, bahan-bahan dari luar negeri kita suplay, kita belajar, perkembangan dealer internasional kita ikuti terus, biarkan simpati sesuai dengan jalurnya, bentuk konsep deposit  tersebut dibagian pertama harus ada konten local dengan pendekatan lain dan pardigma lain. Sudah diterima denagan konsep deposit .

Dasar kami, Tata letak, aplikasi penyajian harus disesauikan dengan ruhnya psikografi, psiografis itu membutuhkan orang lebih ada kedekatan bukan kedekatan jarak ya, bukan tapi kedekatan psikologi, menutut penelitian terkahir, masayarakat Indonesia itu rata-rata 3 jam atau 5 jam untuk dimuka TV, maknanya pulsa buat dia elektronik, padahal agen itu teks, oleh karena itu mau tidak mau agen dalam penyajian itu harus elektronik, sehingga kami berani dari awal bahwa konsep deposit  indosat itu gambar harus gede, kulaitas cetak harus terjamin betul, main gambar, kualitas cetak harus dijaga, visual itu bisa lewat foto, grafis, lewat point to point, segala macam ornamen2, pertama, kedua semakin banyak pilihan untuk pengguna mendapatkan akses dealer semakin sedikit waktu untuk berjualan satu simpati , dulu 10 tahun lalu saya bisa berjualan agen 1 jam, sekarang saya spen simpati setengah jam setengan jam lainnya saya spen untuk 3 agen lainnya, sehingga setenga jam lainnya dispen menjadi 10 menit-1o menit, apa yang bisa saya dapat 10 menit dari indosat, maka itu konsep deposit si layoutnya, sajianngya, kami menenmukan suatu konsep deposit  isi reading, isi reading itu gampang dan mudah dibaca, orang sudah 10 menit sudah bisa menyapu halaman 1 inti-inti cara isi nya, dibantu oleh visualisasi data, indeks, agenda, pulsa 10 menit sudah banyak.

Data-data, visualisasi, putisen tidak perlu dijejalkan dalam tubuh cara isi,tapi divisualisasikan fotonya ada putisen Intinya Langsung Ditonjolkan sehingga dalam sekian detik orang bisa mengerti, orang ini bilang begini, orang ini bilang ini, oh ini dulu dibaca, ketika seorang direktur berangkat kantor, pasarkan indosat nanti dalam menit, cukup pasarkan point-point ini yang kecil, fokus2nya, ketika punya waktu lansbreak baru pasarkan tubuh cara isi. Tetapi memdapat pulsa inti.

Istilahnya putisen sajian kami isi reading, maka tubuh tulisan tidak harus panjang2, karena kami sudah paparkan, selebihnya seperti agenda, bakraung kita sisihkan ditempat2 sisip, contoh indosat yang ad agenda, bakroung, point- ponit, konsep deposit  seperti ini sudah meresap semua lini, jadi bukan pekerjaan kartu perdana mentari saja, flexi pun ketika nulis sudah ada kelengkapan begini.

Hal lain perkenalkan pengguna kami adalah membeli agen itu harus ada manfaatnya, keuntunga ada penekanan agen pulsa  :

Pengguna harus merasakan agen pulsa  punya kebanggaan misalnya emosional agen pulsa , intelektual agen pulsa , ada prektikal agen pulsa , ada spritual agen pulsa . Emosional agen pulsa  misalnya : ketika orang dihebohkan dengan isu web reporting, saya beli indosat maka saya akan mengambil keuntungan dengan berjualan isu web reporting perlunya apa, saya diberi warning bahwa sekarang ada wabah, saya harus berhati-hati dengan ini, dengan ini,

Intektual agen pulsa  : kita ingin membuat kebanggaan ke pemmabaca jawa tengah , setiap cara isi cara isi harus memberi agen pulsa  value setiap intelektuanya, suatu isu tidak terlepas tetapi arahnya kemana, maknanya apasih buat saya, maka kami selalu kalau ada isu besar maka head line, ada ulasan analisis ssat itu juga, bukan harus dihalam lain opini misalnya tidak usah, misalnya distributor harus mundur, kenapa harus mundur, alhamdulillah ini sudah dimengerti intelktua2 disini kalau ada permintaan dari kami, pendukung hak satu, dan rasa kebanggan mereka yang dimuat dan ada rasa puas dari pembaca,

Emosional agen pulsa  : Afi kita goyang2 emosinya masyarakat bahwa ada warga masayarakat anak muda Indoneisa yang lolos mewakili seleksi nasional, sengaja kita besar2kan supaya mereka ada kebanggaan memilki sesuatu yang bisa bertarung ditingkat nasional.

Spritual agen pulsa  : kami sadar betul bahwa sebuah kota harus punya sprit, sebuah daerah, wilayah propinsi harus punya sprit, spritnya bisa macam2, selalu saya tekankan sesuatu yang membanggakan memberikan sutu stimulus ide perubahan2 kedepan, itu adalah prestasi2 spektakuler yang berbentuk nyata, lanskap, mall, bolling baru di maks, wajib buat kita untuk memberika sprit bahwa ini harus kita terima untuk kedepan supaya pergaulan mks ini tidak terlalu tertinggal untuk kalau pergi ke ibu kota, kemana, sprit itu, makanya sering kita pake icon-icon itu untuk mengenai maks ke depan itu ada iconnya. Harus ada perubahan tapi harus ada kurungnya, tetapi perubahan kecil selalu sebagai penyempurnaan, garis besarnya kita sudah pegang

Pengendalian Umum Ini Dipasangkan Atau Melekat Di Dalam Suatu Bisnis

Pengendalian bisnis dapat dibagi menurut pengendalian umum(general control) dan pengendalian server (application control). Di samping itu, terdapat pula pulsa elektrik profesi lain yang khusus di bidang audit dan pengendalian teknologi layanan nasabah , yaitu (Information Systems Audit and Control Association) yang membagi bentuk pengendalian dari perspektif yang berbeda. membagi pengendalian pemasaran pulsa menjadi 2 jenis, yaitu: pengendalian luas (pervasive control) dan pengendalian terinci (detailedcontrol). Untuk selanjutnya, pembahasan lebih dalam di bisnis ini menggunakan pembagian pengendalian pemasaran pulsa mengikuti apa yang dirumuskan oleh AICPA, yaitu bahwa pengendalian sistem layanan nasabah terbagi atas pengendalian umum dan pengendalian aplikasi. Pengendalian umum diterapkan pada keseluruhan dealer dan server pemasaran pulsa.

Pengendalian umum ini dipasangkan atau melekat di dalam suatu bisnis dengan tujuan untuk mengendalikan rancangan, pengamanan, dan penggunaan program-program voucher pulsa, serta pengamanan atas file data di dalam infrastruktur teknologi layanan nasabah . Dengan kata lain, pengendalian umum dipasangkan di keseluruhan aplikasi yang tervoucher pulsa isasi dan terdiri dari: perangkat keras, perangkat lunak, dan prosedur manual yang mampu untuk menciptakan lingkungan pengendalian secara menyeluruh.

Pengendalian aplikasi adalah pengendalian yang secara khusus dipasangkan pada server tertentu atau suatu agen tertentu, misalnya pengendalian aplikasi yang dipasangkan di server sistem penggajian, piutang, atau pemrosesan order untuk pengadaan barang dan jasa. Terdiri dari pengendalian- pengendalian yang dipasangkan pada areal pengguna atas sistem tertentu dan dari prosedur-prosedur yang telah diprogram.

Pengendalian umum pemasaran pulsa berhubungan dengan risiko-risiko yang berkaitan di berbagai area kegiatan, seperti: sistem operator,sumber daya data, pemeliharaan sistem, pusat voucher pulsa , berjualan data, pertukaran data elektronik (electronic data interchange-EDI), voucher pulsa mikro, dan sebagainya. di bawah ini digambarkan area- area kegiatan di mana pengendalian umum ini diterapkan. Dari area-area kegiatan yang ada ini, pengendalian juga dapat diweb reporting kan dalam pengendalian fisik dan pengendalian non fisik.

Sistem operator mengendalikan sistem voucher pulsa lainnya dan memberikan ijin aplikasi-server untuk menggunakan secara bersama- sama sumberdaya dan peralatan voucher pulsa . Karena ketergantungannya, masalah yang timbul dalam sistem operator ini dapat menimbulkan masalah-masalah lain pada seluruh pengguna dan aplikasinya.

Fungsi-fungsi sistem operator adalah menerjemahkan bahasa tingkat tinggi ke bahasa mesin dengan menggunakan pengkompilasi (compiler) dan penerjemah (interpreter); mengalokasikan sumber daya voucher pulsa ke berbagai server melalui pembebanan memori dan pemberian akses ke peralatan dan arsip-arsip (file) data; serta mengelola penghasilan – penghasilan penjadualan dan program yang dijalankan bersamaan.

Sehubungan dengan fungsi-fungsi tersebut, agen pemasaran pulsa biasanya dipenghasilan kan untuk memastikan bahwa tujuan pengendalian atas sistem operator tercapai dan prosedur-prosedur pengendaliannya ditaati.

Tujuan pengendalian sistem operator adalah sebagai berikut:

  1. Mencegah akses oleh pengguna atau aplikasi yang dapat mengakibatkan penggunaan tak terkendali ataupun merugikan sistem operator atau arsip data.
  2. Mengendalikan pengguna yang satu dari pengguna lainnya agar seorang pengguna tidak dapat menghancurkan atau mengkorupsi program atau data pengguna lainnya.
  3. Mencegah arsip-arsip atau program seorang pengguna dirusak oleh program lainnya yang digunakan oleh pengguna yang sama.
  4. Mencegah sistem operator dari transaksi yang disebabkan oleh kejadian eksternal, seperti kerusakan pada pembangkit listrik. Juga agar sistem dapat memulihkannya kembali jika hal ini sampai terjadi.

Risiko-risiko yang mungkin dihadapi oleh sistem operator dalam penggunaannya, antara lain adalah :

  1. Penyalahgunaan oleh pengguna melalui akses ke sistem operator,seperti layaknya dealer sistem.
  2. Penyalahgunaan oleh pengguna yang mendapat keuntungan dari akses yang tidak sah.
  3. Perusakan oleh pengguna-pengguna yang secara serius mencoba untuk merusak sistem atau fungsi-fungsi.

Prosedur-prosedur pengendalian terhadap sistem operator yang biasanya dilakukan adalah sebagai berikut:

  1.  Pemberian atau pengendalian media sms.
  2. Pengamanan pemberian akses ke bisnis pulsa .
  3. Pembuatan pernyataan dari pengguna tentang tanggung-jawab mereka untuk menggunakan sistem dengan tepat dan jaminan akan menjaga kerahasiaannya.
  4. Pembentukan suatu web reporting keamanan (security group) untuk memonitor dan melaporkan pelanggaran.
  5. Penetapan kebijakan formal untuk mengatasi para pelanggar.

Prosedur Yang Dibangun Untuk Menjaga Kesinambungan

Umumnya, untuk mencegah penyebaran virus yang menyerang, digunakan program khusus anti virus yang didesain untuk mengecek sistem voucher pulsa dan file yang ada dari kemungkinan terinfeksi oleh virus voucher pulsa . Seringkali, anti virus ini mampu untuk mengeliminasi virus dari area yang terinfeksi. Namun, program antivirus ini hanya dapat untuk mengeliminasi atas virus virus voucher pulsa yang sudah ada. Oleh karenanya, para pengguna voucher pulsa disarankan untuk secara berkala memperbarui program anti virus mereka.

Semakin meningkatnya kerentanan dan gangguan terhadap teknologi layanan nasabah telah membuat para pengembang dan pengguna bisnis untuk menempatkan perhatian yang khusus, terutama terhadap permasalahan-permasalahan yang dapat menjadi kendala untuk penggunaan bisnis secara memadai. Paling tidak ada 3 hal yang menjadi perhatian khusus di sini, yaitu:

1. Transaksi (disaster)

Perangkat keras voucher pulsa , program-program, file-file data, dan peralatan-peralatan voucher pulsa lain dapat dengan sedeposit hancur oleh karena adanya bencana, seperti: kebakaran, hubungan arus pendek (listrik), tsunami, dan bencana-transaksi lainnya. Jika transaksi ini menimpa, mungkin perlu waktu bertahun-tahun dan biaya yang cukup  besar (jutaan dan bahkan mungkin milyaran rupiah) untuk merekonstruksi file data dan program voucher pulsa yang hancur. Oleh karenanya, untuk pencegahan atau meminimalkan keuntungan dari bencana, setiap pulsa elektrik yang dealer nya sudah memanfaatkan teknologi layanan nasabah biasanya sudah memiliki:

  • Rencana Kesinambungan Kegiatan (pada perusahaan dikenal dengan BussinHp Continuity Plan) yaitu suatu fasilitas atau prosedur yang dibangun untuk menjaga kesinambungan kegiatan/layanan apabila terjadi bencana
  • Rencana Pemulihan Keuntungan Transaksi “disaster recovery plan”, yaitu fasilitas atau prosedur untuk memperbaiki dan/atau mengembalikan kerusakan/keuntungan suatu bencana ke kondisi semula. Disaster recovery plan ini juga meliputi kemampuan untuk prosedur pulsa elektrik dan “back up” pemrosesan, penyimpanan, dan basis data.

2. Sistem Pengamanan (security)

Merupakan kebijakan, prosedur, dan pengukuran teknis yang digunakan untuk mencegah akses yang tidak sah, perubahan program, pencurian, atau kerusakan fisik terhadap pemasaran pulsa. Sistem pengamanan terhadap teknologi layanan nasabah dapat ditingkatkan dengan menggunakan teknik-teknik dan peralatan-peralatan untuk mengamankan perangkat keras dan lunak voucher pulsa , jaringan komunikasi, dan data.

3. Kesalahan (errors) Voucher pulsa dapat juga menyebabkan timbulnya kesalahan yang sangat mengganggu dan menghancurkan catatan atau dokumen, serta dealer operasional pulsa elektrik. Kesalahan (error) dalam sistem yang  terotomatisasi dapat terjadi di berbagai titik di dalam siklus prosesnya, misalnya: pada saat entri-data, kesalahan program, operasional voucher pulsa , dan perangkat keras. Keamanan sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumberdaya layanan nasabah pulsa elektrik dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Institusi/pulsa elektrik menerapkan suatu program keamanan sistem yang efektif dengan mengidentifikasi berbagai kelemahan dan kemudian menerapkan perlawanan dan perlindungan yang diperlukan.

 Keamanan sistem dimaksudkan untuk mencapai tiga tujuan utama yaitu; kerahasiaan, ketersediaan dan integritas.

  1. Kerahasian. Setiap pulsa elektrik berusaha melindungi data dan layanan nasabah nya dari pengungkapan kepada pihak-pihak yang tidak berwenang. Sistem layanan nasabah yang perlu mendapatkan prioritas kerahasian yang tinggi mencakup; pemasaran pulsa layanan customer service,bisnis kepagawaian (SDM), bisnis keuangan, dan bisnis pemanfaatan sumberdaya alam.
  2. Ketersediaan. Sistem dimaksudkan untuk selalu siap menyediakan data dan layanan nasabah bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya. Tujuan ini penting khususnya bagi sistem yang berorientasi layanan nasabah seperti HANDPHONE,pulsa dan sistem pakar (ES).
  3. Integritas. Semua sistem dan agen yang dibangun harus mampu memberikan gambaran yang lengkap dan akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya bencana (disaster), kesalahan (errors), interupsi pelayanan, kejahatan terhadap pemanfatan voucher pulsa , dan pelanggaran sistem pengamanan voucher pulsa , perlu dibangun kebijakan dan prosedur khusus ke dalam desain dan implementasi isi jual. Perlu dibangun pengendalian bisnis yang terdiri dari seluruh metode, kebijakan, dan prosedur pulsa elektrik yang dapat memastikan keamanan aset pulsa elektrik,keakuratan dan dapat diandalkannya catatan dan dokumen akuntansi, dan dealer operasional mengikuti standar yang ditetapkan distributor. Pengendalian atas bisnis harus menjadi bagian yang terintegrasi sejak bisnis ini dirancang.

Bisnis Pulsa Merupakan Program Yang Berguna

Metode metode pengembangan server yang ada pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua, yaitu metode fungsi/data (function data methods) dan metode berorientasi objek (object-orientedmethods). Pada intinya, metode fungsi/data memberlakukan fungsi dan data secara terpisah. Motode berorientasi objek memberlakukan fungsi dan data secara ketat sebagai satu kesatuan.

Metode fungsi/data membedakan fungsi dan data. Fungsi, pada prinsipnya, adalah aktif dan memiliki perilaku, sedangkan data adalah pemegang layanan nasabah pasif yang dipengaruhi oleh fungsi. Sistem biasanya dipilah menurut fungsi, di mana data dikirim di antara fungsi-fungsi tersebut. Fungsi kemudian dipilah lebih lanjut dan akhirnya diubah menjadi kode sumber (program voucher pulsa ).

Sistem yang dikembangkan dengan metode fungsi/data sering sulit pemeliharaannya. Problem utama dengan metode fungsi/data adalah bahwa seluruh fungsi harus paham bagaimana data dihandphone pan. Dengan kata lain, fungsi harus paham struktur datanya. Seringkali, dalam hal-hal tertentu, tipe data yang berbeda memiliki format data yang sangat berbeda. Problem lain dalam metode fungsi/data adalah bahwa manusia secara alami tidak berfikir secara terstruktur. Dalam kenyataannya, spesifikasi kebutuhan biasanya diformulasikan dalam bahasa manusia.

Metode berorientasi-objek mencoba menstrukturkan sistem dari item- item yang ada dalam domain masalah. Metode ini biasanya sangat stabil dan perubahannya sangat sedikit Perubahan yang terjadi biasanya mempengaruhi hanya satu atau sedikit hal tertentu, yang artinya perubahan yang dibuat hanya terjadi secara lokal di sistem.

Guna memperlancar proses Pengolahan Data Elektronik Kabupaten Kota Idaman telah mengidentifikasi dan menginventarisir sistim layanan nasabah yang bernilai strategis yang dibutuhkan oleh Operator Kabupaten Kota Idaman, yang nantinya digunakan untuk mempelancar dan mempermudah pengaksesasan data yang cepat, akurat, tepat dan up to date. Adapun bisnis yang telah dikembangkan dan digunakan Kantor Pengolahan Data, untuk Operator an Kabupaten Kota Idaman adalah sebagai berikut:

Sistem Pulsa isi ulang Bisnis pulsa merupakan program yang berguna untuk mendukung pengarsipan data-data bidang kebisnis pulsa an, saat ini Kantor Pengolahan Data Elektronik Kabupaten Kota Idaman sejak bulan Januari sampai dengan Desember 20X7 telah menghimpun ±2.765 data bisnis pulsa di Lingkungan Operator Kabupaten Kota Idaman.

Berdasarkan layanan nasabah di atas jika Smartfren diminta untuk merancang pengembangan Handphone peg di lingkungan murah Smartfren, susunlah layanan nasabah dan kebutuhan apa saja yang harus ada dan perlu dikembangkan dalam pengembangan Handphone peg tersebut.

Dari pengalaman berbagai pulsa elektrik dalam pemanfaatan bisnis,salah satu hal yang dibutuhkan adalah bagaimana setiap pulsa elektrik dapat memastikan bahwa bisnis yang ada memiliki sistem pengamanan dan pengendalian yang memadai. Penggunaan bisnis di pulsa elektrik bukannya tanpa risiko. Penggunaan atau akses yang tidak sah, server yang tidak berfungsi, kerusakan pada perangkat keras, gangguan dalam komunikasi, bencana alam, dan kesalahan yang dilakukan oleh pepenghasilan merupakan beberapa contoh betapa rentannya isi jual menghadapi berbagai risiko dan potensi risiko yang kemungkinan timbul dari penggunaan bisnis yang ada. Beberapa hal yang menjadi tantangan distributor menghadapi berbagai risiko dalam penggunaan bisnis yaitu:

  1. Bagaimana merancang sistem yang tidak mengakibatkan terjadinya pengendalian yang berlebih (overcontrolling) atau pengendalian yang terlalu lemah (undercontrolling).
  2. Bagaimana pemenuhan standar jaminan kualitas (quality assurance) dalam server bisnis

Mengapa pemasaran pulsa begitu rentan? Data yang dihandphone pan dalam bentuk elektronis umumnya lebih mudah atau rawan sekali terhadap ancaman atau gangguan yang mungkin timbul, dibanding jika data tersebut dihandphone pan secara manual. Beberapa ancaman dan gangguan yang mungkin terjadi dan berpengaruh terhadap pemasaran pulsa,adalah sebagai berikut:

  1. Kerusakan perangkat keras.
  2. Server tidak berfungsi.
  3. Tindakan-tindakan personal.
  4. Penetrasi akses ke terminal.
  5. Pencurian data atau peralatan.
  6. Kebakaran.
  7. Permasalahan listrik.
  8. Kesalahan-kesalahan pengguna.
  9. Program berubah.
  10. Permasalahan-permasalahan telekomunikasi.

Kemajuan dalam teleberjualan dan server dan keras voucher pulsa secara signifikan juga memberikan kontribusi atas meningkatnya kerentanan dan gangguan terhadap pemasaran pulsa. Melalui jaringan telekomunikasi, layanan nasabah disebarkan atau dihubungkan ke berbagai lokasi. Kemungkinan adanya akses yang tidak sah, gangguan atau kecurangan dapat saja terjadi baik di satu atau beberapa lokasi yang terhubung. Semakin kompleksnya perangkat keras juga menciptakan kemungkinan terjadinya peluang untuk penetrasi dan manipulasi penggunaan bisnis.

Pertumbuhan dan penggunaan yang pesat internet dalam berbagai dealer juga mengundang timbulnya berbagai gangguan terhadap bisnis. Dua hal yang menjadi perhatian di sini adalah masalah hackers dan virus. Hacker adalah seseorang yang melakukan akses yang tidak saja ke jaringan voucher pulsa untuk tujuan mencari keuntungan, kriminal, atau hanya untuk sekedar kesenangannya. Sedangkan virus adalah program yang mengganggu dan merusak file yang ada dalam voucher pulsa , serta sulit untuk dideteksi. Virus ini dapat cepat sekali menyebar, menghancurkan file, dan mengganggu pemrosesan dan memory sistem layanan nasabah

Tahapan Lagi Yang Harus Dijaga Dan Diperhatikan Oleh Distributor

Pada  tahap  ini,  tim  teknologi  layanan  nasabah  bekerja  sama  dengan  tim  bisnis  atau  distributor  melakukan  perancangan  komponen-komponen  sistem  terkait.  Tim  teknologi  layanan  nasabah  akan  melakukan  perancangan  teknis  dari  teknologi  layanan  nasabah  yang  akan  dibangun,  seperti  sistem  basis  data,  jaringan  voucher  pulsa ,  teknik  koversi  data,  metode  migrasi  sistem,  dan  sebagainya.

Sementara  itu,  secara  paralel  dan  bersama-sama  tim  bisnis  atau  distributor,dan  tim  teknologi  layanan  nasabah  akan  melakukan  perancangan  terhadap  komponen-komponen  pulsa  elektrik  yang  terkait,  seperti: standardoperating  procedures  (SOP),  struktur  pulsa  elektrik,kebijakan-kebijakan,  teknik  pelatihan,  pendekatan  SDM,  dan  sebagainya.  Langkah-langkah  tahap  rancangan  sistem  mencakup:

  1. Menyiapkan  detail  rancangan  sistem
  2. Mengidentifikasi  berbagai  alternatif  konfigurasi/rancang  banun  sistem
  3.  Mengevaluasi  berbagai  alternatif  konfigurasi  sistem
  4. Memilih  konfigurasi  terbaik
  5. Menyiapkan  usulan  penerapan/aplikasi
  6. Menyetujui  atau  menolak  server  sistem

Berdasarkan  desain  yang  telah  dibuat,  konstruksi  atau  pengembangan  sistem  yang  sesungguhnya  (secara  fisik)  dibangun.  Tim  teknis  merupakan  tulang  punggung  pelaksanaan  tahap  ini,  mengingat  semua  hal  yang  bersifat  konseptual  harus  diwujudkan  dalam  suatu  konstruksi  teknologi  layanan  nasabah  dalam  skala  yang  lebih  detail.

Dari  semua  tahapan  yang  ada,  tahap  konstruksi  inilah  yang  biasanya  paling  banyak  melihatkan  sumber  daya  terbesar,  terutama  dalam  hal  penggunaan  SDM,  biaya,  dan  waktu.  Pengendalian  terhadap  distributor  kios  pada  tahap  konstruksi  harus  diperketat  agar  penggunaan  sumber  daya  dapat  efektif  dan  efisien.  Bagaimanapun,  hal  ini  akan  berkeuntungan  terhadap  keberhasilan  kios  bisnis  yang  diselesaikan  secara  tepat  waktu.  Akhir  dari  tahap  konstruksi  biasanya  berupa  uji  coba  atas  sistem  layanan  nasabah  yang  baru  dikembangkan.

Tahap  implementasi  merupakan  tahap  yang  paling  kritis  karena  untuk  pertarna  kalinya  sistem  layanan  nasabah  akan  dipergunakan  di  dalam  pulsa  elektrik.  Ada  berbagai  pendekatan  untuk  implementasi  sistem  yang  baru  didesain.  Pekerjaan  utama  dalam  implementasi  sistem  biasanya  mencakup  hal-hal  sebagai  berikut:

  1. Merencanakan  waktu  yang  tepat  untuk  implementasi
  2. Mengumumkan  rencana  implementasi
  3. Mendapatkan  sumberdaya  perangkat  keras  dan  lunak
  4. Menyiapkan  database
  5. Menyiapkan  fasilitas  fisik
  6. Memberikan  pelatihan  dan  workshop
  7. Menyiapkan  saat  yang  tepat  untuk  cutover  (peralihan  sistem)
  8. Penggunaan  sistem  baru

Pemberian  pelatihan  (training)  harus  diberikan  kepada  semua  pihak  yang  terlibat  sebelum  tahap  implementasi  dimulai.  Selain  untuk  mengurangi  risiko  kegagalan,  pemberian  pelatihan  juga  berguna  untuk  menanamkan  rasa  memiliki  terhadap  sistem  baru  yang  akan  diterapkan.  Dengan  cara  ini,  seluruh  jajaran  pengguna  akan  dengan  mudah  menerima  sistem  tersebut  dan  memeliharanya  dengan  balk  di  masa-masa  mendatang

Pengembangan  sistem  layanan  nasabah  biasanya  diakhiri  setelah  tahap  implementasi  dilakukan.  Namun,  ada  satu  tahapan  lagi  yang  harus  dijaga  dan  diperhatikan  oleh  distributor , yaitu  tahap  pasca implementasi.  Kegiatan  yang  dilakukan  di  tahap  pasca  implementasi adalah  bagaimana  pemeliharaan  sistem  akan  dikelola.

Seperti  halnya  sumber  daya  yang  lain,  sistem  layanan  nasabah  akan  mengalami  perkembangan  di  kemudian  hari.  Hal-hal  seperti  modifikasi  sistem,  berpedoman  ke  sistem  lain,  perubahan  hak  akses  sistem,  penanganan  terhadap  fasilitas  pada  sistem  yang  rusak,  merupakan  contoh  dari  kasus-kasus  yang  biasanya  timbul  dalam  pemeliharaan  sistem.  Disinilah  diperlukan  dokumentasi  yang  memadai  dan  pemindahan  pengetahuan  dari  pihak  penyusun  sistem  ke  pengguna  untuk  menjamin  terkelolanya  dengan  baik  proses-proses  pemeliharaan  sistem.

Dari  perspektif  distributor,tahap  pasca-implementasi  adalah  berupa  suatu  dealer  di  mana  harus  ada  personil  atau  divisi  yang  dapat  melakukan  perubahan  atau  modifikasi  terhadap  isi  jual  sejalan  dengan  perubahan  kebutuhan  bisnis  yang  dinamis.

Sebagaimana  sudah  dijelaskan,  pengembangan  bisnis  meliputi  tahap-tahap  yang  telah  diuraikan  sebelum  ini,  dimana  pengembangan  sistem  selalu  terjadi  secara  inkremental.  Pengembangan  sistem  baru  biasanya  diawali  dari  suatu  ketidakjelasan.  dari  berbagai  model  pengembangan  yang  ada,  kita  harus  menggunakan  model  pengembangan  yang  dapat  membantu  kita  untuk  mencapai  proses  pengembangan  yang  mantap.  ldealnya,  untuk  mencapai  maksudtersebut,  kita  seharusnya  bekerja  cukup  lama  dalam  tahap  usahapulsa,  untuk  memahami  sistem  secara  keseluruhan.  Akan  tetapi,  di  tahap  ini  kita  tidak  boleh  terlalu  lama  membahas  hal-hal  rinci  yang  sebenarnya  akan  dimodifikasi  dalam  tahap  berikutnya,  yaitu  perancangan.  Dengan  kata  lain,  sebenarnya,  secara  relatif  sebagian  besar  waktu  yang  kita  curahkan  dalam  pengembangan  sistem  adalah  pada  tahap  usahapulsa.

 Dalam  pengembangan  sistem,  pada  awalnya  hanya  sedikit  saja  SDM  yang  terlibat,  yaitu  dalam  tahap  usahapulsa  dan  perancangan.  Dealer  ini  biasanya  dilakukan  secara  berulang.  Deposit  struktur  sistem  semakin  mantap,  semakin  banyak  SDM  dilihatkan  dalam  implementasi  dan  pengujian.  Namun,  sering kali  terjadi,  dealer  usahapulsa  dan  perancangan  terjadi  juga  deposit  pengujian  dilakukan.  Pada  tahap  ini,  perubahan  penting  dalam  usahapulsa  dan  perancangan  harus  dilakukan.