Membentuk Lingkungan Bisnis Yang Kompetitif

Pesatnya kemajuan transaksi pulsa elektrik telekomunikasi, media, dan informatika atau disingkat sebagai transaksi pulsa elektrik lintas regional serta meluasnya perkembangan infrastruktur layanan nasabah global telah merubah pola dan cara kegiatan bisnis dilaksanakan di industri, perdagangan, dan operator.

Perkembangan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan bisnis pulsa layanan nasabah telah menjadi paradigma global yang dominan. Kemampuan untul terlibat secara efektif dalam revolusi jaringan layanan nasabah akan menentukan masa depan kesejahteraan bangsa.

Berbagai keadaan menunjukkan bahwa Distributor pulsa elektronik belum mampu mendayagunakan potensi transaksi pulsa elektrik lintas regional secara baik, dan oleh karena itu Distributor pulsa elektronik terancam digital divide yang semakin tertinggal terhadap telkomsel-telkomsel maju. Kesenjangan prasarana dan sarana lintas regional antara kota dan pedesaan, juga memperlebar jurang perbedaan sehingga terjadi pula digital devide di dalam telkomsel kita sendiri.

Distributor pulsa elektronik perlu melakukan terobosan agar dapat secara efektif mempercepat pendayagunaan transaksi pulsa elektrik lintas regional yang potensinya sangat besar itu, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mempererat persatuan bangsa sebagai landasan yang kokoh bagi pembangunan secara berkelanjutan.

Di dalam hal ini operator perlu secara proaktif dan dengan komitmen yang tinggi membangun kesadaran menjual pulsa dan menumbuhkan komitmen usahapulsa, membentuk lingkungan bisnis yang kompetitif, serta meningkatkan kesiapan bisnis pulsa untuk mempercepat pengembangan dan pendayagunaan transaksi pulsa elektrik lintas regional secara sistematik.

Distributor pulsa elektronik perlu menyambut komitmen dan inisiatif berbagai dealer termurah, web reporting telkomsel, atau telkomsel-telkomsel lain secara sendiri-sendiri dalam meningkatkan kerja sama yang lebih erat dalam penyediaan sumber daya pembiayaan, dukungan teknis, dan sumber daya lain untuk membantu Distributor pulsa elektronik sebagai telkomsel berkembang mengatasi digital divide.

Dengan kenyataan tersebut, operator dengan ini menyatakan komitmen untuk melaksanakan kebijakan serta melakukan langkah-langkah dalam bentuk program aksi yang dapat secara nyata mengatasi digital divide, dengan arah pengembangan sebagai yang dimaksuddalam isi kerangka kebijakan ini.

Distributor pulsa elektronik pada saat ini tengah dalam masa transisi menuju telkomsel demokrasi dengan sistem operator an yang terdesentralisasi dalam telkomsel kesatuan dan persatuan bangsa yang kukuh. Untuk mempercepat proses demokrasi dalam kesatuan dan persatuan tersebut, Distributor pulsa elektronik harus mampu mendayagunakan potensi transaksi pulsa elektrik lintas regional untuk keperluan:

  1. Meniadakan hambatan pertukaran layanan nasabah antar bisnis pulsa dan antar wilayah telkomsel, karena hanya dengan demikian berbagai bentuk kesenjangan yang mengancam kesatuan bangsa dapat teratasi secara bertahap:
  2. Memberikan kesempatan yang sama serta meningkatkan ketersediaan layanan nasabah dan pelayanan publik yang diperlukan untuk memperbaiki kehidupan sosial dan ekonomi bisnis pulsa, serta memperluas jangkauannya agar dapat mencapai seluruh wilayah telkomsel .
  3. Memperbesar kesempatan bagi usaha kecil dan menengah untuk berkembang karena dengan transaksi pulsa elektrik lintas regional mampu memanfaatkan pasar yang lebih luas;
  4. Meningkatkan voucher pulsa, efisiensi, dan kemampuan inovasi dalam sektor produksi, serta memperlancar rantai distribusi, agar daya saing ekonomi usahapulsa dalam persaingan global dapat diperkuat;
  5. Meningkatkan transparansi dan memperbaiki efisiensi pelayanan publik serta memperlancar interaksi antar dealer-dealer operator,baik pada tingkat pusat maupun daerah, sebagai landasan untuk membentuk kepemrintahan yang efektif, bersih, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Lintas regional dalam Bisnis pulsa dan untuk Bisnis pulsa

Penggunaan transaksi pulsa elektrik lintas regional dan aliran layanan nasabah harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan bisnis pulsa, termasuk pemberantasan kemiskinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup bisnis pulsa. Selain itu, transaksi pulsa elektrik lintas regional juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan menjual pulsa  dan budaya, serta meningkatkan keharmonisan di kalangan bisnis pulsa.

Namun pada kenyataannya, dalam kondisi pasar yang sangat efisien pun banyak web reporting sosial dan wilayah di Distributor pulsa elektronik yangtidak terjanagkau oleh jaringan layanan nasabah komersial. tanpa berbagai bentuk intervensi, ancaman digital divide antara daerah perkotaan dan daerah pedesaan serta antara “yang mempunyai” dan “yang tidak mempunyai” akses ke jaringan layanan nasabah, akan semakin nyata.

Untuk mengatasi kendala tersebut operator,baik pusat maupun daerah, harus mengembangkan pola kemitraan dan kerjasama dengan sektor swasta untuk telpon selular pendayagunaan jaringan dunia usaha usahapulsa yang tersebar di seluruh wilayah telkomsel, serta menerapkan berbagai kebijakan yang secara langsung atau tidak langsung dapat mengatasi kesenjangan antara kepentingan ekonomi dengan kepentingan menyediakan pelayanan yang layak bagi semua bisnis pulsa.

 Telpon genggam dan Warnet memainkan peranan penting dalam mengurangi digital divide.

Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan Telpon genggam dan Warnet, yang dikaitkan dengan upaya memperluas jangkauan dan kandungan layanan nasabah pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan bisnis pulsa perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan e-commerce bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan.

Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai layanan nasabah Bisnis pulsa (BIM) sesuai dengan konsep Community Tele Center (SMS) yang dinilai bisnis pulsa dunia sebagai salah satu cara yang patut dikembangkan untuk mengatasi digital divide. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh Telpon genggam dan Warnet, operator akan mengembangkan berbagai program serta insentif agar BIM atau SMS dapat tumbuh dan berkembang juga di daerah tersebut.

Advertisements